Air Terjun Pelangi Indah

reza 13.00.00 Add Comment

Air Terjun Pelangi Indah 

Air Terjun Pelangi Indah yang menurut warga lokal baru ditemukan sekitar bulan juli 2012 lalu kemudian Dinas Pariwisata meresmikannya pada bulan Oktober 2012. Lokasinya berada di Desa Tanjung Timur, tidak jauh dari Danau Linting. Disekitar kawasan Air Terjun ini masih terasa asri dan alami, mengingat letaknya yang berada di tengah hutan dan jauh dari hiruk pikuk perkotaan.

Rasa penasaran itu akhirnya terbayar juga setelah mendengar cerita dari beberapa teman yang bilang “tidak jauh dari Danau Linting ada air terjun, tapi jalannya ekstrem”. Terlebih @rezaantoni yang sangat penasaran sama air terjunnya membuat saya melaju kencang jalan lurus tetapi hampir 15 menit perjalanan kami tidak menemukan tanda-tanda ada air terjun di sekitar sini. “Za kita udah jalan jauh nih tapi ga ada tanda-tandanya, pulang aja yuk!!”, begitulah kalimat yang terucap ketika hampir putus asa, tetapi @rezaantoni berkata lain, “bentar lagi juga sampai bang, udah kita jalan aja terus atau tanya-tanya deh”.

Sudah tidak bergairah lagi sebenarnya untuk melanjutkan perjalanan ini tetapi Travel-mates saya yang satu ini masih terbakar rasa penasarannya yang akhirnya saya pun tancap gas terus melaju hingga akhirnya menemukan sebuah spanduk yang bertuliskan dan mengarahkan lokasi Air Terjun Pelangi Indah belok kanan. Tanda-tandanya sudah kelihatan tetapi masalah lain muncul, ketika mengikuti jalan yang diberikan di depan, sampai akhirnya kami mentok diujung jalan buntu yang mana itu adalah Sekolah Dasar. Kami pun saling bertanya-tanya “kita dimana? Masa jalannya buntu? Ga bener tuh spanduk di depan”. Sempat muncul rasa takut saya ketika berada di ujung jalan ini, mengingat ujung jalan ini adalah sebuah Sekolah Dasar yang berada di tengah hutan.

Dengan cepat saya berbalik arah dan kembali ke persimpangan jalan di depan dan bertanya sama anak kecil, “dek air terjunnya dimana ya?, kami tadi nyasar udah sampai di ujung jalan yang ada sekolah itu”, kemudian adik itu menjelaskan sambil menertawakan kami *sialan*, “abang kejauhan, gak jauh dari sini nanti ada di sebelah kiri spanduk sapta pesona trus masuk aja ke dalam”. Sebagai pejalan yang ramah, baik hati rajin menabung, pintar menjahit dan tidak sombong saya mengucapkan terima kasih kepada adik itu.


Selamat Datang

Oke masuk lagi ke jalan yang tadi dan memperhatikan ada spanduk sapta pesona, “ooooh ini ternyata, tapi kok kondisi jalannya begini ya?”, gerutu saya karena melihat jalan yang turunan dan berbatu dicampur pasir. Dengan kecepatan 5km/jam saya sudah tidak sanggup lagi untuk meneruskan perjalanan karena tangan saya sudah kram dan sakit mengemudikan motor ini. Tapi seakan tak mau kalah @rezaantoni mentransfer semangatnya, jadilah saya memiliki kekuatan super.

Dan akhirnya kami menemukan spanduk lagi yang bertuliskan Air Terjun Pelangi Indah, “akhirnya sampai jugaaaa.....capeeek” teriak saya.

Air Terjun

Motor sudah di parkir dan saatnya menuruni tebing yang sudah dibuat anak tangga ke bawah dengan kondisi tanah yang sedikit licin bercampur lumpur, karena semalam hujan deras. Sesampainya di bawah langsung mengeluarkan peralatan tempur, ambil tab langsung rekam video dan foto-foto. Sayang, ketika kami sampai kondisi airnya berwarna keruh karena semalam hujan turun deras, ditambah dengan kondisi bebatuan yang besar dan licin mengharuskan kami berhati-hati untuk turun lebih dekat lagi ke air terjun. Benar saja ternyata bebatuannya licin terbukti @rezaantoni terpeleset. Terlihat beberapa rombongan yang datang ke sini, salah satu rombongannya adalah junior saya di kampus.

Sedang Galau


Tadinya sih niat mau main air tapi karena melihat kondisinya seperti itu mau tidak mau mengurungkan niat itu. Setelah puas menikmati alam yang masih perawan ini kami pun kembali keatas dengan menaiki anak tangga. Nafas terasa berat ketika sudah sampai setengahnya, keringat mengalir deras dari kepala dan badan, kembali saya teringat kejadian di air terjun sipiso-piso menaiki anak tangga yang katanya berjumlah 1000 buah. Dengan penuh perjuangan akhirnya sampai juga diatas dan langsung terduduk.

Sedang asik duduk kemudian dihampiri warga lokal dan terjadilah perbincangan singkat sama bang hongky yang katanya Air Terjun Pelangi Indah ini masih baru ketika pertama kali ditemukan warga lokal sekitar juli 2012 dan diresmikan Dinas Pariwisata pada Oktober 2012. Bang hongky juga menambahkan katanya sudah ada perencanaan memperbaiki akses menuju ke sini tapi masih sebatas isu saja. Padahal kalau dikembangkan lebih lanjut bisa menjadi keuntungan tersendiri bagi warga lokal yang memanfaatkan potensi wisata tersembunyi ini.

Cukup sudah misi #MedanCityTour hari ini berkunjung ke Danau Linting dan Air Terjun Pelangi Indah, sebenarnya masih ada lagi objek wisata yang menguji adrenalin yang lokasinya tidak jauh dari Air Terjun Pelangi Indah ini, katanya ada sebuah jembatan gantung tepanjang di Sumut yang dibawahnya jurang dalam, jembatan ini menghubungkan Deli Serdang dan Simalungun, warga setempat menyebutnya Titi Gantung STM Hulu. Berhubung saya sudah merasa lelah akhirnya menyudahi perjalan ini berakhir sampai disini, semoga lain waktu bisa berkunjung ke Titi Gantung STM Hulu.

Danau Linting

reza 13.00.00 Add Comment


Masih dalam misi #MedanCityTour yang terus berlanjut dan perjalanan kali membawa saya dan Travel-Mates @rezaantoni ke Danau Linting yang lokasinya hanya berjarak sekitar 1.5 jam dari pusat kota Medan. Ternyata Medan punya beberapa Danau yang bisa dinikmati keindahannya, ada Danau buatan seperti Danau Siombak dan Danau Alami seperti Danau Toba dan Danau Linting yang akan saya ceritakan kali ini.

Dua minggu sebelum tanggal 26 Mei 2013 saya dan beberapa rekan dari salah satu komunitas yang ada di Kota Medan merencanakan perjalanan ini, 3 orang sudah sepakat akan ikut dalam perjalanan. Ternyata tiba hari H ada 2 orang memutuskan untuk tidak ikut serta, 1 orang sudah mengkonfirmasi ketidak ikut sertaannya tetapi yang satu lagi tidak jelas nasibnya apakah sampai sekarang masih hidup atau tidak, kerena sudah berulang kali ketika hari H saya hubungi untuk kepastiannya yang ada malah telepon saya di reject. Jadilah sisanya 1 orang lagi yang pasti ikut dalam perjalanan ini.


Tepat pukul 9.30 pagi saya dan @rezaantoni memutuskan untuk tetap melanjutkan perjalanan ke Danau Linting walaupun molor satu jam dari yang sudah direncanakan. Seperti biasanya saya masih tetap menggunakan elang untuk perjalanan #MedanCityTour.

Start Point di mulai dari rumah @rezaantoni daerah SM. Raja kemudiaan tancap gas menuju arah terminal amplas dan berbelok kanan untuk selanjutnya menuju Kecamatan Tembung. For your information guys, kondisi jalan ketika memasuki Kecamatan Tembung harus berhati-hati karena banyaknya kendaraan besar seperti truk yang melintas dan wajib pakai masker pelindung mulut dan hidung karena banyaknya debu yang berterbangan mengingat kondisi jalan yang sebagian berlubang.

Kendaraan terus melaju dan kini kami sudah berada di Desa Talun Kenas, tak ada yang istimewa dari desa ini. Yang pasti setiap ada persimpangan atau percabangan jalan kami selalu berehenti untuk bertanya ke warga sekitar arah ke Danau Linting lewat mana.

Desa Talun Kenas sudah hampir diujung jalan dan sekarang kami memasuki perbatasan Desa Siguci. Kendaraan terus melaju sambil diiringi musik yang mendentum keras dari pemutar musik yang saya pasang dan kemudian galau karena menemukan lagi percabangan jalan. Mengingat saya sudah sering menjadi orang yang tersesat dan tak tau jalan pulang mau tidak mau mengharuskan bertanya kembali ke warga sekitar jalan menuju Dana Linting.

Memasuki Desa Kuta Jurung kondisi bensin mulai menipis dan saya sempat berpikir untuk mencari SPBU terdekat tetapi hasilnya tetap tidak menemukan, mau tidak mau harus beli bensin eceran yang harganya Rp. 5.000 per liter. “Za pakai duitmu beli bensin” perintah saya kepada @rezaantoni. Bensin udah terisi penuh dan sebelum melanjutkan perjalanan saya sempat bertanya ke kakak penjual bensin dengan logat batak yang terkesan maksa, “kak ke danau linting berapa jam lagi kak?”, “oooh masih jauh dek, kelen jalan teros aja nanti ke arah Tiga Juhar nanti ada persimpangan terus belok kiri, kalok ga tau tanya aja sama orang disana”, kata kakak penjual bensin. “makasih kak” jawabku singkat sambil meninggalkan kakak penjual bensin.

Sesuai dengan petuah dari kakak penjual bensin eceran tadi kami terus melaju ke arah Tiga Juhar dan memasuki Desa Sibunga-Bunga Hilir dan kami menemukan sebuah palang yang mengarakan tujuan ke Danau Linting. Sudah hampir 15KM lebih tetapi kami belum juga sampai ke danau linting dari palang tadi. Dan kondisi jalanan sekarang sebagian mulus sebagian berlubang, ada juga yang tanjakan dan turunan.

Hampir saja terlewati Danau Linting kalau tidak memperhatikan sebuah papan yang mengarahkan lokasi Danau Linting. Memasuki lokasi Danau Linting perlu sedikit perjuangan karena lokasinya yang berada seperti di atas bukit dan jalannya masih berbatu parah banget.

Belum sempat turun dari motor sudah di datangi petugas parkir yang menyuruh saya untuk membayar uang masuk sekaligus parkir sebesar Rp. 3.000 per motor. Setelah selesai urusan parkir kami langsung mengelilingi Danau Linting yang luasnya sekitar 2 hektar.

Hijau Men!!


Diatas Pohon


Air yang berwarna hijau membuat saya sempat terhipnotis karena keindahannya, sekedar membuktikan yang orang bilang kalau air ini ternyata hangat akhirnya saya mengkhatamkan rasa penasaran itu dengan memasukkan tangan ke dalam air dan ternyata benar airnya terasa hangat dan kalau di cium masih terasa aroma belerang yang tidak begitu menyegat. Menurut cerita warga sekitar kedalaman Danau ini belum terukur sehingga tidak ada yang tahu berapa kedalamannya. Di Danau Linting ini masih sangat arsi karena masih jauh dari pusat Kota Medan, masih terdengarnya suara burung yang berkicau menambah suasana tenang. Sangat cocok buat yang ingin mencari suasana tenang disini, duduk-duduk santai dibawah pohon yang rindang. Tak jarang juga lokasi ini dijadikan lokasi dijadikan sebagai tempat santai keluarga, rekreasi bareng teman kerja atau hanya untuk berdua-duaan saja.

Cieee Lagi Pacaran


Puas menikmati keindahan Danau Linting saya dan @rezaantoni melanjutkan perjalanan ke Air Terjun Pelangi Indah yang lokasinya berjarak sekitar kurang lebih 30 menit dari Danau Linting. Mau tau gimana kelanjutan cerita perjalanan ke Air Terjun Pelangi Indah yang membuat saya hampir putus asa karena kondisi jalanan yang hancur total??