Gunung Sibayak Sumatera Utara

reza 22.07.00
Puncak Gunung Sibayak

Puncak gunung sibayak yang berada di ketinggian 2.094 dpl ini terletak di kabupaten karo sumatera utara dan gunung ini menurut catatan sejarah pernah meletus sekitar tahun 1881 sehingga kondisi di atas puncaknya porak-poranda yang sekarang menjadi tempat wisata bagi pecinta alam dan sampai sekarang gunung api ini masih aktif, gunung ini juga sangat cocok bagi pemula untuk yang pertama kali memulai karirnya sebagai anak gunung yang ingin naik gunung.



Akses menuju lokasi puncak ini cukup mudah dan terdapat beberapa akses, yaitu: dari Desa Raja Berneh, dari kota wisata berastagi dan dari jalur 54 kawasan tongkoh (untuk jalur 54 kebetulan belum pernah lewat jalur tersebut). Semuanya bisa diakses dengan menggunakan angkutan umum atau pribadi dari kota medan.

Kalau dari kota wisata berastagi kita bisa memulai pendakian dengan menapaki jalur wisata gundaling tapi kalau jalur tercepat bisa melewati jalur Desa Raja Berneh yang terletak sekitar 7 KM dari jalan raya Medan-Berastagi dengan melewati pemandian air panas debu-debu (bukan mandi debu tapi air belerang). Di pos pertama pengunjung akan dikenakan biaya retribusi sebesar Rp. 2000,-/orang (tahun 2011).

Jalan Beraspal


Jadi Guide

Setapak demi setapak dilalui menuju puncak sibayak, dengan kondisi jalan yang sudah diaspal sampai batas kaki gunung, sebenarnya ga ada yang istimewa dari perjalanan menuju puncak sibayak. Sepanjang jalan kita hanya melihat bukit-bukit dan pepohonan serta melewati sungai yang sudah kering.

Subhanallah

Nah ketika  hampir sampai puncak (jalan sudah ga aspal lagi) terlihat tumbuhan yang tidak setinggi sebelumnya dan aroma khas belerang juga sudah tercium, jalanan juga sudah mulai di penuhi batu kerikil. Buat anak gunung atau wisatawan yang datang siang hari ga ada salahnya bawa kacamata hitam biar ga terlalu silau dan keliatan lebih kece, oh ya jangan lupa bawa air putih juga biar ga dehidrasi.

Gunung Api

Puncak Gunung Sibayak

Begitu sampai dipuncak keindahan luar biasa yang gue dapatkan, mata bisa melihat sejauh mungkin seantero kota medan. Kalau pendakian siang hari dan sudah sampai di puncak cuaca bisa berubah kapan saja, panas terik terus tiba-tiba kabut datang terus panas lagi begitu seterusnya. Di puncak ini juga kita bisa melihat aktivitas gunung yang masih mengeluarkan uap panas dari perut bumi. Nah bagi yang membawa telur dan mau ngerebus gratis bisa kok disini, tinggal turun aja kebawah terus cari deh lubang yang mengeluarkan uap panas. Oh ya biasanya pengunjung juga sering mengambil serbuk belerang yang dijadikan oleh-oleh (maklum di puncak gunung ga ada yang jual cendera mata) dan katanya bisa dijadikan obat.

So tunggu apa lagi buat pecinta gunung atau yang mau coba-coba naik gunung ga ada salahnya naik ke gunung sibayak ini. Dan satu hal yang harus kita ingat “jangan buang sampah sembarangan di lokasi gunung sibayak ini”.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

3 komentar

Write komentar
1 Maret 2015 pukul 20.36 delete

Kayaknya ke gunung sibayak boleh di daki nih buat yg ga prnh naik gunung kya gue hehe

Reply
avatar
5 Maret 2015 pukul 18.59 delete

Kalau ke Medan mampir ke Sibayak yes

Reply
avatar
26 April 2015 pukul 18.52 delete

wahhh,,perlu dicoba nihh, mendaki sehari langsung pulang bisa kan :)

Reply
avatar