Liburan Akhir Tahun 2014 #Semarang

reza 07.01.00

Photo By: Reza Fahlevi


Rabu, 24 Desember 2014 pagi itu matahari masih belum keluar dari persembunyiannya. Adzan subuh juga belum berkumandang tetapi alarm di Handphone sudah membangunkan gue jam 4 subuh. Berat rasanya untuk bangkit dari tempat tidur ini karena baru memejamkan mata 4 jam saja. Ngecek packingan barang apa saja yang akan dibawa untuk perjalanan kali ini, setelah dirasa cukup ga ada yang ketinggalan langsung siap-siap mandi ~ solat subuh ~ berangkat ke Stasiun Senen.

"Mas iyan, yuk mas saya udah siap!", ajak gue yang meminta tolong mas iyan (mas yang jaga kosan) untuk mengantarkan ke halte TransJakarta di Warung Jati.

Ngeliat jam sudah hampir jam 6 pagi tapi bus kopaja yang akan mengantar gue ke Stasiun Senen belum juga dateng.

*Panic mode on*



.... Menit 1.... Belum dateng juga busnya

*Sambil berdoa*

... Menit 2.... Masih belum kelihatan hilalnya

*masih sambil berdoa dalam kepanikan*

... Menit 3... Alhamdulillah hilal sudah muncul (Bus Kopaja AC 20)

~ otw Stasiun Senen~


Mau Mudik


Sampai di Stasiun beli nasi bungkus untuk sarapan, makan di ruang tunggu dan baru beberapa sendok nasi yang di makan udah ada panggilan masuk ke Peron.

"bloody hell!!!"

~ 20 menit kemudian tepat pukul 08.00 kereta mulai jalan menuju Semarang ~

Perjalanan dari Stasiun Senen, Jakarta menuju stasiun Tawang, Semarang membutuhkan waktu kurang lebih 6 jam. Lama? Sudah pasti! Bosen? Tentu tidak karena gue punya senjata pembunuh untuk mengusir kebosanan.

... 1 jam pertama di kereta - Baca buku

... 2 jam di kereta - Social Media, liat pemandangan

... 3 jam di kereta - boboque ganteng

... 4 jam di kereta - bolak balik toilet

... 5 jam di kereta - denger musik

... Last minute di kereta - ngantuk, zzzzz...



Running text di gerbong kereta sudah berubah menjadi "Menuju Stasiun Semarang Tawang" it means I'm gonna be arrived in Semarang!!!! But wait yang mau jemput gw ternyata masih santai di rumah karena hujan deras. Setelah beberapa lama menunggu di Stasiun Tawang kemudian ada BBM masuk dan bilang sudah dijalan mau jemput.

Janjiannya sih ketemu di halte bus Trans Semarang. Yup, selain Jakarta yang punya TransJakarta, di Semarang juga ada moda transportasi sejenis TransJakarta. Tapi untuk tarifnya tidak sama seperti yang ada di Jakarta, kalau di Jakarta perjalanan dari ujung Halte ke Ujung halte yang lainnya cuma dikenakan biaya Rp. 3.500- dengan menggunakan e-ticket sedangkan di semarang tarifnya berbeda-beda untuk setiap tujuannya, lebih baik tanyakan ke petugas yang ada di shelter untuk mengetahui berapa tarinya, jangan lupa sebutkan tujuannya.

Lagi ditengah perjalanan menuju penginapan, gw ngeliat ada rumah makan yang buka cabang di beberapa kota di Indonesia, dulu kalau di Medan gue sering banget makan disitu, nama tempatnya Waroeng Steak ***********.

Sampai di penginapan langsung nitip tas, ambil motor, makan!!!!

Brrrruuummm.....

Makan di Waroeng Steak **********.


Betapa terkejutnya gue ketika selesai makan dan mau bayar di kasir, bukan karena dompet hilang atau belum tarik uang di ATM, gue terkejut karena harganya cukup murah banget malah!!!. Berbeda kalau makan di Medan atau di Jakarta, mungkin lima puluh ribu hanya cukup untuk satu orang saja atau mungkin bahkan kurang.

Sehabis magrib langsung jalan menuju Lawang Sewu dan Tugu Muda. Tau jalan? So pasti.... Ga tau lah!!! Tapi tenang ada yang jadi penunjuk jalan yang bakal nge-Guide-in gue selama ada di Semarang.

Sebenarnya pengen banget masuk ke dalam, night tour keliling Lawang Sewu, tapi karena waktu yang udah lerut malam. Akhirnya cuma nyebrang jalan menuju Tugu Muda yang lokasinya perisis berseberangan dengan Lawang Sewu, kemudian di seberang Tugu Muda terdapat Museum Pejuangan.


... Foto-foto


... liatin orang patjaran


... share foto ke sosmed


... Clingak clinguk ada Tamara atau enggak, kalau ada siap-siap kabur!





Ga tau mau kemana lagi karena ga jadi masuk ke dalam Lawang Sewu akhirnya memutuskan untuk makan ice cream yang lokasinya di -------- gw lupa.

Skip cerita makan ice cream-nya langsung aja menuju penginapan di sekitaran salah satu Universitas Negeri yang terkenal di Semarang, checkin trus langsung bobok ganteng.

Harganya Murah

Kamar Cukup Luas

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

4 komentar

Write komentar
27 Maret 2015 pukul 07.25 delete

membaca ini jd pengen jalan2 lagi ke semarang, entah sdh berapa tahun terakhir ke semarang

Reply
avatar
23 Februari 2016 pukul 23.50 delete

Kurang lengkap ni keterangannya. Walah ke semarang cm ke WS? ckckck ga nyoba kuliner khasnya? Gue minggu dpn mau ke semarang ni trs baca ini...yg es krim itu di mana? yaah syg ga komplit ni

Reply
avatar
24 Februari 2016 pukul 21.13 delete

Sebenarnya banyak tempat yang di kunjungi tapi berhubung dokumentasi ga memadai jadinya cuma ini aja, kalau mau baca jalan-jalan Semarang yang lebih lengkap ada di artikel Birthday Trip

Reply
avatar
Anonim
1 Juni 2016 pukul 23.39 delete

setelah baca artikel ini, gw jadi pengen pergi ke semarang tapi terhalang oleh dananya :(

Reply
avatar